Dasar Strategi Breakout Pada EURUSD
Sebuah keadaan pasar dimana sepasang mata uang bergerak mendekati titik terendah baru, dapat dijadikan sebagai peluang bagi trader untuk melakukan trading pada breakout berikutnya. Dalam trading Forex, ada banyak cara yang berbeda untuk mendekati pasar yang seperti itu. Di bawah ini, dapat kita lihat sebuah contoh yang bagus, dengan menggunakan chart EURUSD harian.
Dalam chart berikut, terlihat dengan jelas bahwa trend pasar sedang bergerak turun, dan terus turun ke titik yang lebih rendah selama dua bulan terakhir, sampai pada akhirnya mengalami penurunan sebanyak 867 pips sejak bulan Februari kemarin. Untuk kondisi pasar yang seperti ini, satu peluang dapat kita raih, yaitu dengan menerapkan sebuah strategi, yang dikenal dengan istilah strategi breakout.

Trading BreakoutMari kita lihat kembali chart EURUSD di atas, kondisi downtrend yang kuat pada chart telah teridentifikasi, pada saat ini juga, trader dapat mulai merencanakan trading breakout, yaitu trading disepanjang posisi terendah yang ada di dalam chart.
Nah, pertama-tama, kita mulai dengan mengidentifikasi daerah rendah terlebih dahulu, yaitu pada titik-titik di sekitar kisaran 1,2845. Titik rendah inilah yang disebut dengan price floor, atau titik support yang menyokong pergerakan pasangan mata uang tersebut. Perlu diingat, dalam strategi breakout, entry pasar baru boleh dilakukan, ketika harga sudah bergerak dibawah titik rendah yang sudah kita indentifikasi tadi. Dan setelah itu, baru trader bisa melakukan aksi jual, dengan harapan, harga EURUSD ini akan terus bergerak turun menuju ke titik yang lebih rendah lagi.
Salah satu metode termudah dalam trading breakout adalah metode yang dikenal dengan sebutan, entry order. Entry order ini merupakan cara yang bagus untuk trading breakout, karena Anda dapat memilih harga sesuai, dengan yang Anda inginkan, pada saat masuk ke dalam pasar.
Bila pilihan harga yang Anda inginkan tersedia dalam trading tersebut, maka order dapat dengan cepat dieksekusi. Hal ini dapat menjadi manfaat besar bagi trader yang tidak bisa memantau layar trading selama 24 jam penuh. Bahkan, jika Anda sedang dalam posisi tidak bisa mengakses data online apapun, tapi jika pilihan harga yang Anda inginkan tersedia, maka transaksi Anda akan dapat langsung dieksekusi.

Pengaturan Stop LossSeperti halnya rencana trading pada umumnya, trader breakout juga perlu membatasi risiko dengan cara yang sama, yaitu dengan menetapkan titik stop order. Ada banyak cara untuk menempatkan titik stop, tapi salah satu cara yang termudah adalah menetapkan stop order sepanjang titik tinggi terendah dalam chart.
Limit order selalu dapat diatur dengan menggunakan rasio reward risk. Dikarenakan, durasi trend sendiri belum bisa diprediksi, trader dapat memakai pengaturan rasio dengan perbandingan risk: reward adalah 1 : 2. Hal ini dapat ditemukan dengan ekstrapolasi jumlah pips yang dipertaruhkan setelah pengaturan stop order diterapkan.
sumber : seputar forex
Trading BreakoutMari kita lihat kembali chart EURUSD di atas, kondisi downtrend yang kuat pada chart telah teridentifikasi, pada saat ini juga, trader dapat mulai merencanakan trading breakout, yaitu trading disepanjang posisi terendah yang ada di dalam chart.
Nah, pertama-tama, kita mulai dengan mengidentifikasi daerah rendah terlebih dahulu, yaitu pada titik-titik di sekitar kisaran 1,2845. Titik rendah inilah yang disebut dengan price floor, atau titik support yang menyokong pergerakan pasangan mata uang tersebut. Perlu diingat, dalam strategi breakout, entry pasar baru boleh dilakukan, ketika harga sudah bergerak dibawah titik rendah yang sudah kita indentifikasi tadi. Dan setelah itu, baru trader bisa melakukan aksi jual, dengan harapan, harga EURUSD ini akan terus bergerak turun menuju ke titik yang lebih rendah lagi.
Salah satu metode termudah dalam trading breakout adalah metode yang dikenal dengan sebutan, entry order. Entry order ini merupakan cara yang bagus untuk trading breakout, karena Anda dapat memilih harga sesuai, dengan yang Anda inginkan, pada saat masuk ke dalam pasar.
Bila pilihan harga yang Anda inginkan tersedia dalam trading tersebut, maka order dapat dengan cepat dieksekusi. Hal ini dapat menjadi manfaat besar bagi trader yang tidak bisa memantau layar trading selama 24 jam penuh. Bahkan, jika Anda sedang dalam posisi tidak bisa mengakses data online apapun, tapi jika pilihan harga yang Anda inginkan tersedia, maka transaksi Anda akan dapat langsung dieksekusi.
Pengaturan Stop LossSeperti halnya rencana trading pada umumnya, trader breakout juga perlu membatasi risiko dengan cara yang sama, yaitu dengan menetapkan titik stop order. Ada banyak cara untuk menempatkan titik stop, tapi salah satu cara yang termudah adalah menetapkan stop order sepanjang titik tinggi terendah dalam chart.
Limit order selalu dapat diatur dengan menggunakan rasio reward risk. Dikarenakan, durasi trend sendiri belum bisa diprediksi, trader dapat memakai pengaturan rasio dengan perbandingan risk: reward adalah 1 : 2. Hal ini dapat ditemukan dengan ekstrapolasi jumlah pips yang dipertaruhkan setelah pengaturan stop order diterapkan.
sumber : seputar forex
Langganan:
Posting Komentar (Atom)



0 komentar:
Posting Komentar