Sepakbola
Salah satu club sepakbola yang paling di tunggu penampilannya oleh penduduk sekangkau adalah club Wiratama.
Club ini terdiri dari anak - anak junior club selangkau FC, yang kemarin dalam ajang kompetisi sepakbola yang diadakan oleh desa Bukit Harapan dalam rangka memperingati hari ulang tahun desa sempat meraih juara 2 sekecamatan kaliorang. Club ini merupakan binaan dari karangtaruna desa selangkau.
Salah satu perkebunan di Desa Selangkau adalah perkebunan sawit, yang lazim dikerjakan penduduk setempat biasanya dengan membeli bibit sawit terlebih dahulu baru di semaikan di kantong plastik.
Bibit sawit banyak dijual didaerah ini, biasanya 1 kantong bibit sawit yang berisi 250 biji sawit yang siap di semaikan di jual dengan harga 250 ribu. Bibit sawit harus disiram setiap hari dan jangan lupa di beri pupuk secukupnya agar pertumbuhannya bagus.
Setelah berumur 1 tahun bibit baru siap tanam, biasanya petani mearaup untung juga dari bibit sawit ini karena 1 pohon bibit sawit yang berumur 1 tahun bisa dijual dengan harga 30 ribu sampai 50 ribu, tergantung dari tingkat kesuburan bibit tersebut.
Selain itu ada juga petani yang mendapat bibit tanpa bersusah payah, hanya dengan melapor ke dinas pertanian setempat dan dinas pertanian akan memberikan bibit sawit secara cuma - cuma kepada para petani tersebut. Maklum sawit termasuk komoditas ekspor pemerintah berupa CPO.
Hasil perkebunan sawit ini dijual ke perusahaan sawit terdekat seperti PT. Fierco yang berlokasi di kec. Kaliorang dengan perantara tengkulak sawit, akan tetapi ada juga petani yang menjual langsung buah sawitnya ke perusahaan dengan menggunakan truck pribadi.
Bibit sawit banyak dijual didaerah ini, biasanya 1 kantong bibit sawit yang berisi 250 biji sawit yang siap di semaikan di jual dengan harga 250 ribu. Bibit sawit harus disiram setiap hari dan jangan lupa di beri pupuk secukupnya agar pertumbuhannya bagus.
Setelah berumur 1 tahun bibit baru siap tanam, biasanya petani mearaup untung juga dari bibit sawit ini karena 1 pohon bibit sawit yang berumur 1 tahun bisa dijual dengan harga 30 ribu sampai 50 ribu, tergantung dari tingkat kesuburan bibit tersebut.
Selain itu ada juga petani yang mendapat bibit tanpa bersusah payah, hanya dengan melapor ke dinas pertanian setempat dan dinas pertanian akan memberikan bibit sawit secara cuma - cuma kepada para petani tersebut. Maklum sawit termasuk komoditas ekspor pemerintah berupa CPO.
Hasil perkebunan sawit ini dijual ke perusahaan sawit terdekat seperti PT. Fierco yang berlokasi di kec. Kaliorang dengan perantara tengkulak sawit, akan tetapi ada juga petani yang menjual langsung buah sawitnya ke perusahaan dengan menggunakan truck pribadi.
Langganan:
Komentar (Atom)


